Menjadi hebat dengan habits (Kebiasaan)

Menguasai Keahlian dengan Pembiasaan (Habits)

“syriah n khilfh adl hrg mati, kwjbn n janji Allah, sbh institusi yg mjamin dtrapkanny hkm Allah, n mlanjutkn khdpn Islam!”

Jangan bingung, kami tidak salah ketik kok. Ini memang sebuah tes membaca.

Bila Anda bisa membacanya dengan baik dan mengerti artinya, itu artinya Anda adalah orang yang sudah terbiasa ber-SMS ria. Dan bila anda kesulitan membacanya, maka itu tanda bahwa mungkin Anda sudah berumur.

Seringkali kita menemui orang yang kita anggap istimewa, karena ia mampu melakukan sesuatu yang luar biasa, yang tidak banyak dikuasai oleh orang lainnya. Kita takjub melihat seseorang yang fasih dalam bahasa arab dalam usia muda, walaupun dia tidak lahir di tanah arab. Kita terpesona tatkala menyaksikan anak berusia 15 tahun dan hafalan 30 juz nya. Kita kagum saat melihat seseorang berumur masih 20-an namun telah menulis lebih dari 8 buku yang semuanya bermutu dan berisi.

Lalu kita bertanya-tanya, apakah bakat-bakat semacam itu adalah takdir dari Allah, yang hanya diberikan-Nya pada orang-orang khusus? Apakah memang sudah takdirnya seperti itu? Dan biasanya pasangan pertanyaan ini adalah legitimasi bahwa kita memang tak mampu melakukan demikian karena tak berbakat. Lalu menyerah dan menerima diri apa adanya, jauh dari mampu. Continue reading

Advertisements

Energi Alternatif Baru – Turbin Angin Terobosan Terbaru

Nafiul Mualimin*

Bagi para pecinta energi alternatif pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya turbin angin atau bahasa yang lebih mudahnya kincir angin. Yang memanfaatkan energi angin untuk memutar kincir atau turbin, sehingga menghasilkan energi, lalu energinya akan disimpan sebagai energi listrik. Tapi teknologi ini merupakan teknologi tradisional, dari semenjak lama diterapkan oleh manusia, dan banyak sekali kekurangan-kekurangan yang dimiliki oleh teknologi turbin angin ini, diantaranya sangat bising karena turbin berputar, sangat mengganggu manusia yang ada disekitar, sehingga penggunaan turbin ini harus diletakkan ditempat yang lapang (anginnya kencang) dan juga aman. Selain itu, turbin angin bisa mengganggu habitat burung untuk terbang, bayangkan apabila ada burung yang terbang disekitar turbin. Selain itu, putarannya juga bisa mengganggu sinyal radio dan tv. Continue reading

Highlight Ekonomi Indonesia 2012; Indonesia Butuh Resolusi Ekonomi

Adjih Mubarok*

Tahun 2012 ini perekonomian Indonesia ditutup dengan PR (pekerjaan rumah) yang masih banyak. Ibukota Jakarta yang terendam banjir dengan kerugian yang diperkirakan sekitar 4-5 trilyun rupiah (BPPT). Kemudian belum banjir di beberapa daerah lainnya yang kemungkinan angkanya mencapai lebih dari 1 trilyun. Kemudian kasus yang cukup ‘membudaya’ di Indonesia yakni kasus korupsi yang sampai saat ini masih saja terjadi. Korupsi yang cukup menarik diikuti beberapa bulan yang lalu adalah terbongkarnya kasus korupsi Hambalang yang menyeret Menpora Andi Mallarangeng. Publik sudah menduga kasus Hambalang tersebut akan menyeret nama-nama besar seperti Menteri sendiri sehingga bukan suatu kejutan yang berarti, walaupun sebelum ada penyidikan lebih lanjut Menpora mengelak. Klimaksnya pada bulan Desember 2012 beliau mengundurkan diri karena positif ‘terjangkit’ kasus Hambalang.

Teringat juga ketika bulan Maret 2012 yang lalu ketika ramai di media massa mengkabarkan rencana kenaikan BBM. Rencana tersebut padahal masih dalam penggodogan dan belum seutuhnya menjadi keputusan. Namun isu tersebut memicu kenaikan harga-harga sembako yang akhirnya menimbulkan nilai inflasi sebesar 0,21 % (BPS). Walaupun pada akhirnya rencana kenaikan BBM dibatalkan oleh DPR. Namun harga-harga sembako yang terlanjur naik kemudian tidak otomatis turun atau kembali ke harga semula sebelum isu rencana kenaikan BBM tersebut. Continue reading

Tanggapan KOMBES Terhadap Rencana Pemekaran Kabupaten Bumiayu

Pemekaran wilayah mulai berkembang pesat sejak UU No 22 Tahun 1999 mengenai Pemerintahan Daerah dan UU No 25 tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan  Pusat dan Daerah ditetapkan. Itupun membuat peluang daerah seperti Bumiayu, untuk menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB). Sebelumnya jumlah daerah otonom adalah sebanyak 249 Kabupaten, 65 Kota, dan 27 Provinsi. DI akhir Desember 2007, jumlahnya menjadi 370 kabupaten, 95 kota dan 33 provinsi. Perkembangan pesat tersebut tak terlepas dari desentralisasi pelimpahan kewenangan dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Selain itu pada awal tahun 2013, pemerintah pusat juga akan merivisi 19 RUU mengenai pemekaran daerah otonom baru.

Continue reading

Pentingnya Silaturahmi di KOMBES

“Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung Silaturahimnya.” (HR Bukhari dan Muslim).

Dari penggalan hadist diatas, cukuplah menegaskan kepada kita betapa pentingnya silaturahim diantara kita. Bahkan Allah swt, menyuruh kita untuk menyambung tali silturahim, yang tertulis di Al-Qur’an surat An-Nisa ayat pertama :

“… dan bertakwalah kepada Allah yang kalian saling meminta dengan nama-Nya dan sambunglah tali Silaturahim.”

Dalam menjalankan tali silaturahim-pun, tidak ada batasan, itupun Allah swt perintahkan, masih di surat yang sama (An-Nisa) pada ayat 36 :

“Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri.”

Ayat diatas sangat menegaskan, bagi siapa yang tidak menjaga hubungan silaturahim—termasuk orang yang sombong dan membanggakan diri dimata Allah swt!

Dan pada ayat diatas yang artinya ‘tetangga dekat dan tetangga jauh’, dekat atau jauh disini ada yang mengartikan dengan tempat, hubungan kekeluargaan, dan ada pula antara yang muslim dan yang bukan muslim. Sedangkan maksud dari ‘Ibnu Sabil’ ialah orang yang dalam perjalanan yang bukan maksiat, yang kehabisan bekal—Termasuk juga anak yang tidak diketahui ibu bapaknya. Continue reading

Wadah Yang Besar Untuk Jiwa Yang Besar Pula

Seorang murid tampak murung di hadapan gurunya. Ia sengaja mendatangi sang guru karena satu alasan: mencari solusi dari seribu satu masalah yang seperti tak pernah henti menderanya. Belum masalah yang satu selesai, masalah baru pun muncul, berkembang, dan seterusnya.

“Guru, kenapa hidupku teramat sulit. Masalah seperti tak pernah mau menjauh dariku,” ungkap sang murid menunjukkan wajah galaunya. Semangat belajarnya seperti akan pupus dengan seribu satu masalah hariannya.

“Muridku, perhatikan apa yang akan aku lakukan dengan segelas air tawar ini,” ucap sang guru sambil memasukkan sebungkus serbuk jamu kedalam gelas.

Setelah diaduk, sang guru pun mempersilakan muridnya untuk mencicipi air yang berubah kehijauan itu. “Silakan kau coba!” ucapnya lembut.

Sang murid pun meraih gelas itu untuk kemudian mencicipinya. “Pahit! Pahit sekali guru!” ucapnya begitu spontan. Tapi, sang murid masih belum mengerti dengan segelas jamu itu. Continue reading

Kita Mesti Belajar Dari “Jam”

Jam

 

Seorang anak batita begitu terheran dengan benda berbentuk lingkaran yang dipenuhi angka-angka. Tiga buah jarum yang menunjuk angka-angka di lingkaran itu pun kian membuatnya tercenung.

Ada jarum tipis warna merah yang menunjuk dari satu angka ke angka lain dengan begitu cepat. Ada jarum yang lebih tebal dan lebih panjang yang bergerak lebih lamban. Dan, ada jarum pendek gemuk yang nyaris tak bergerak, tapi bisa berpindah ketika dalam waktu lama tak diperhatikan.

Yang lebih menarik dari semua pemandangan di benda itu adalah ketika pada saat tertentu, ada burung mainan yang tiba-tiba keluar dari bawah lingkaran tersebut dengan suara khas. “Kuk kuk…kuk kuk…kuk kuk…!”

Saat itulah, sang anak pun melompat riang. Tapi, ia masih bingung dengan benda itu.

“Itu jam, anakku!” suara sang ibu tiba-tiba muncul dari balik tubuh mungil si batita.

“Jam…?” sahut si batita seraya mengungkapkan rasa ingin tahunya. Continue reading

Pendidikan Kita Yang Mahal dan Juga Gagal

Sekolah Yang Mahal dan Gagal

Indonesia telah merdeka lebih dari 66 tahun. Bukan waktu yang pendek bagi sebuah bangsa untuk mempersiapkan diri menjadi bangsa yang prestatif. Ironisnya Indonesia terpuruk hampir di seluruh bidang, termasuk pendidikan. Di bidang pendidikan rendahnya kualitas hampir merata dari seluruh aspek: guru, fasilitas pendidikan, kurikulum, sampai pada prestasi siswa.

Indonesia bisa dinilai sebagai Negara yang gagal, karena semakin tua usianya bukan semakin berprestasi, tapi sebaliknya. Di bidang pendidikan prestasi Indonesia semakin menurun. Penurunan peringkat Indonesia dalam indeks pembangunan pendidikan untuk semua (Education for All) tahun 2011, salah satunya disebabkan tingginya angka putus sekolah di jenjang sekolah dasar. Sebanyak 527.850 anak atau 1,7 persen dari 31,05 juta anak SD putus sekolah setiap tahunnya. Badan PBB, UNESCO merilis indeks pembangunan pendidikan (Education Development Index) dalam EFA Global Monitoring Report 2011. Peringkat Indonesia turun pada posisi ke-69 dari 127 negara. Tahun lalu posisi Indonesia ke-65. Dari empat indikator penilaian, penurunan drastis terjadi pada nilai angka bertahan siswa hingga kelas V SD. Pada laporan terbaru nilainya 0,862 (Kompas.com, 4/3/2011). Continue reading

Biaya Pemilukada Yang Besar, Apakah Bisa Mensejahterakan Rakyat ???

Rakyat Kecil vs Orang yang berduit !

Rakyat Kecil vs Orang yang berduit !

Sekarang di daerah Brebes, sudah mempersiapkan Pemilukada ditahun 2012 ini. Untuk saya yang masih awam, dan tak tahu apa-apa hanya, bisa membayangkan untuk apa sebenarnya pesta demokrasi ini ? Menggunakan uangnya siapa ???? dan banyak yang lainnya.

Ketika itu saya, pulang ke daerah Bumiayu, dan hendak melaksanakan suatu kegiatan bersama teman-teman Kombes, untuk kegiatan Sosialisasi di SMA Islam Bumiayu. Dan sayapun melihat, didepan Rumah Sakit (kalau nggak salah), dekat dengan SMAI ada semacam acara yang disitu terpampang nama bupati Brebes yang sekarang, dan akan menyalonkan diri lagi untuk periode 2012-2017 ini. Sebelumnya, saya juga banyak sekali melihat kalender yang terpampang diwarung-warung dan juga di sekolah-sekolah !, Spanduk, dan juga baliho yang besar, di pertigaan jalan lingkar talok. mmmm

setelah selesai saya melaksanakan kegiatan di SMAI, sayapun bersama teman saya beranjak pergi ke SMA BU Bumiayu, untuk konfirmasi perihal kegiatan sosialisasi untuk besok. Dan sayapun kaget, ketika mendengar ada pengumuman di SMA BU, bahwa nanti malam ada acara–apa saya kurang memperhatikan–yang akan didatangi oleh bupati brebes, dan kepada guru-guru untuk datang menghadirinya, dan juga siswa yang berada di bumiayu, untuk ikut juga menghadirinya. Seperti itu kurang lebih pengumumannya. sayapun heran, ada apa ini ? apa ini sudah sering terjadi, karna saya jarang keluar-keluar, atau hanya pada tahun 2012 ini “Karena akan ada pemilukada 2012” ???? Continue reading

Berubahnya Status Swasta (PTS) UPN ke Negeri (PTN)

UPN “Veteran” Jawa Timur tinggal menunggu keputusan dari Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) mengenai perubahan status UPN dari Perguruan Tinggi Swasta menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Draft usulan keputusan bersama telah dikirim ke Kemendiknas oleh Kementrian Pertahanan (Kemhan) pertengahan Februari lalu. Jika telah disepakati, Menteri Pertahanan dan Menteri Pendidikan Nasional akan bertemu untuk penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai perubahan status tersebut.

“Kalau dari Internal Kemhan, sudah tidak ada masalah. Sekarang tinggal menunggu persetujuan dari Kemendiknas. Secara formal harus dijawab oleh Depdiknas. Namun secara lisan, Insya Allah Kemendiknas sudah mersetui,” ujar Teguh Soedarto (Rektor UPN “Veteran” Jatim). Teguh tidak bisa memastikan kapan pemberitahuan penandatanganan SKB dari Kemendiknas karena rapat konsolidasi antar departemen membutuhkan waktu yang cukup lama. Continue reading